Tiara Kurnia Candra

Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota

Posted on: Oktober 3, 2011

Teknik Perencanaan wilayah dan kota

Pengembangan wilayah merupakan upaya mendorong perkembangan wilayah melalui pendekatan komprehensif mencakup
aspek fisik, ekonomi dan sosial (Misra R.P, Regional Development,tahun 1982).
Masa-masa sekarang ini kondisi fisik wilayah di Indonesia bisa dikatakan perlu diperbaiki. Perkembangan pembangunan di Indonesia menuntut tersedianya tenaga ahli dalam bidang perancangan dan pembangunan kota yang handal dalam jumlah yang memadai. Pada masa lampau, bidang ini belum mendapatkan perhatian, tetapi pada akhir tahun 1980-anbidang perencanaan wilayah dan kota mendapatkan perhatian dikarenakan perlunya dilakukan perkembangan pembangunan wilayah. Berbagai pendekatan dan konsep (teknis, seni, falsafah, ekonomi, dan lain-lain) dalam perancangan dan pembangunan kota yang dipelajari dari negara maju tidak dapat secara langsung diterapkan di Indonesia dan negara berkembang umumnya. Pendekatan pengembangan wilayah di Indonesia dibagi dalam periode 1960-an, 1970-an, 1980-an, 1990-an, dan 2000-an. Untuk periode tahun 1960-an dan 1970-an, paparan hanya sekilas, mengingat keterbatasan untuk mengidentifikasi pendekatan yang ada pada masa itu. Periode pendekatan yang paling baru, yaitu pendekatan periode tahun 2000-an, telah mengalami penyesuaian dalam penerapannya hingga terbentuk paradigma baru pengembangan wilayah/ kawasan di era otonomi ini. Dalam paradigma baru ini, penataan ruang lebih desentralistik (bottom-up approach) dan penyusunan RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) disiapkan.

Dalam pelaksanaan pendekatan pengembangan wilayah di Indonesia terus dilakukan penyesuaian seiring koreksi terhadap pendekatan yang dilaksanakan sebelumnya. Muncul kesadaran, pendekatan pembagunan yang bersifat sektoral dan parsial kerap mengakibatkan inefisiensi pembangunan, seperti duplikasi kegiatan serta konflik antarsektor dan daerah. Pendekatan pengembangan wilayah yang diterapkan terus berevolusi dari pendekatan yang bertumpu pada pendekatan ekonomi wilayah kemudian berkembang dengan mengintegrasikan pendekatan fisik dan infrastruktur, kelembagaan, manajemen, dan lingkungan.
Sumber:
Buku Sejarah Penataan Ruang Indonesia. Oleh Ruchyat Deni Dj. Bab 7 Penataan Ruang dan Pembangunan Wilayah (Pendekatan Perencanaan Pengembangan Wilayah di Indonesia).

http://www.ar.itb.ac.id/rk/?page_id=11

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Today?

Oktober 2011
S S R K J S M
    Mei »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

What time is it?

BLOG KELOMPOK 3 (PAHPOH PICTURES)

UNDIP

FAKULTAS TEKNIK

JURUSAN PWK

my daily tweets

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: